Tentang Situs Ini

Situs ini berisi pelajaran sederhana mengenai konsep keperawatan. Disarikan dari perpaduan teori dan praktek berdasarkan pengalaman penulis sendiri dan sesama rekan perawat sewaktu bekerja di Rumah Sakit dan bekerja sebagai Staff Pengajar di sebuah Sekolah Keperawatan. Tag line yang utama adalah PERAWAT TIDAK HANYA BERTEORI.....Mari bangga dan bersama memajukan perawat Indonesia.

Whats Up ^_^

Silahkan kunjungi secara berkala. Karena tiap hari akan ada update an.

Situs Asuhan Keperawatan di Internet : SEBUAH KESALAHAN BESAR !!! (bag 3. akhir)


1. Paradigma keperawatan jadi kabur dengan kedokteran. Mungkin hal itu salah satu faktor yang mendasari perawat akan terus menjadi asisten dokter. Karena pola pikir yang ditanamkan adalah pola pikir kedokteran yang membedakan pasien dengan diagnosa medis tanpa melihat respon pasien. Yaitu menyamakan antara pasien satu dengan pasien yang lain asal penyakitnya sama walaupun tahu, responnya berbeda.

2. Perawat jadi acuh tak acuh kepada pasien. Dengan memutuskan diagnosa terlebih dahulu, perawat jadi tidak mengetahui bagaimana sesungguhnya respon pasien. Terutama berkaitan dengan diagnosa non biologis. Perawat menganggap remeh keluhan pasien ketika dia mengatakan tidak bisa tidur. Ketika bertemu dengan pasien yang mengatakan bosan, disuntik terus, perawat tidak peduli. Dan itulah cermin pembelajaran. Akibat terlalu terpusat kepada medis, perawat merasa di luar tindakan medis, hal itu bukan tugas perawat. Anda lihat di rumah sakit-rumah sakit, banyak perawat yang duduk-duduk (merasa) tanpa kerjaan, menunggu jam “nyuntik” pasien. 

3. Perawat jadi tidak tahu akan diagnosa profesi perawat itu sendiri. Ketika ditanya TB, perawat hafal. Ketika ditanya DHF, perawat dapat menjelaskan dengan lancar. Tapi apakah anda pernah mendengar tentang diagnosa ketidakberdayaan, takut, mengembara, tidak bisa memakai baju sendiri, resiko keracunan, siap untuk tidur lebih baik dsb. 
Hal itu dikarenakan semenjak kuliah, perawat tidak pernah diperkenalkan akan diagnosa profesinya. Selalu diagnosa medis. Jumlah mata kuliah yang membahas diagnosa keperawatan tidak memadai. Contohnya, dalam setiap laporan keperawatan, selalu nyeri (bahkan tidak tahu nyeri apa??) selalu jadi yang nomer satu dalam laporan. Diikuti oleh imobilisasi, ketidak seimbangan nutrisi dsb. Diagnosa selanjutnya yang non fisiologis hanya ada dua. Kurang pengetahuan dan cemas. 

Sungguh enak sekali para pembuat asuhan keperawatan langsung menentukan masalah pasien tanpa memberikan sebuah contoh yang nyata dan variatif.

4. Yang paling berbahaya adalah yang banyak mendownload materi dari internet tentang asuhan keperawatan adalah mahasiswa. Apabila sejak mahasiswa mereka telah diberikan konsep yang salah tentang membuat rencana asuhan keperawatan, tidak dibiasakan menilai respon pasien, berfikir kritis dsb. hal itu akan berdampak kepada dunia keperawatan selanjutnya.

Lalu bagaimana solusinya ???
1. Ketika kita (perawat) akan mempublish asuhan keperawatan dengan kasus penyakit tertentu tolong sertakan contoh kasusnya, berikan analisanya sampai dengan keluar diagnosanya. Pada intinya, gambarkan di dalam kasus tersebut respon pasien yang muncul. Baik secara biopsikososio maupun spiritual, sehingga kita bisa ikut belajar. Kita tidak perlu terpaku dengan jenis penyakit. Yang jelas yang harus lebih ditonjolkkan adalah keadaan dan respon pasiennya. Karena pada prinsipnya, apapun penyakitnya asal prinsip responnya sama, maka diagnosa yang keluar akan sama.

2. Apabila kita ingin mengetahui tentang teori perkembangan penyakit, kita dapat membacanya di buku-buku teks (textbook) seperti patofisiologi, patologi dsb. Akan tetapi, fokus kajian tetap respon pasien, bukan jenis penyakitnya. Dari patofisiologi penyakit pasien tersebut dapat kita analisa respon tubuh pasien tersebut terhadap penyakit.

3. Berikan contoh kasus yang variatif, dan memperkenalkan semua diagnosa keperawatan. Di semua cabang keperawatan, dari medikal bedah sampai dengan komunitas. Seperti contoh : seorang pasien merasa takut dia tidak akan sembuh dan itu mengganggu pikirannya, kira-kira diagnosanya apa??? Jawab: diagnosanya Fear (atau rasa takut). Jangan hanya nyerii…….saja yang di bahas.

4. Belajar menggunakan NANDA dengan benar. Setelah anda mampu melakukannya, Selanjutnya mengenai perencanaan terserah anda. Kita memaklumi bahwa belum ada model yang benar-benar “sahih” yang dapat dipakai dalam tataran aplikatif di rumah sakit. Kebijakan rumah sakit yang satu dengan lainnya cenderung berbeda-beda. Apakah anda memilih NIC NOC, atau memilih yang lain, terserah anda. Yang jelas sebagai landasan awal, diagnosanya dulu harus benar.

5. Yang paling penting, bagi yang suka memposting asuhan keperawatan dengan basis penyakit, bahkan sampai beratus-ratus, tolong ajarkan juga kepada mahasiswa khususnya yang sering mendownload mengenai prinsipnya. Basis penyakit sebetulnya bukan cara untuk menegakkan diagnosa dari sudut pandang keperawatan. Tetapi sebagai dasar untuk analisa diagnosa, karena diagnosa yang sama untuk penyakit yang sama belum tentu muncul berbarengan. Tetap evidence base nya tergantung bagaimana respon tubuh pasien. Dan hal itu pada umumya hanya berlaku pada respon tubuh/diagnosa fisiologis. Khusus pada pasien yang sadar, untuk respon pasien/diagnosa yang termasuk dalam ranah psikososio dan spiritual, tolong postingkan juga kasusnya dengan analisa diagnosanya. 

6. Kadang mahasiswa mendownload asuhan keperawatan untuk memenuhi tugas laporan. Mungkin, untuk laporan pendahuluan, teori dasar penyakit dapat langsung digunakan. (Walaupun, sebetulnya tinggal cari saja di textbook) akan tetapi, tolong diingat sekali lagi bahwa, diagnosa yang ada belum tentu muncul di pasien. Sebagai contoh sekali lagi, pada kasus kanker, mau kankernya dimanapun, di payudara, di mandibula, di kolon, titik tolak pengambilan diagnosa tetap pada respon pasien. Kanker yang metastasenya masih sedikit akan berbeda dengan yang sudah stadium akhir. Jadi base nya bukan penyakit saja/medis.

Thx.
Semoga bermanfaat

Ketik E-mail Kamu Disini Untuk Mendapatkan Materi Kuliah Terbaru -(Askep,Askeb,Info Kesehatan,Bisnis online, Keperawatan,Kebidanan,dll):

Delivered by FeedBurner

1 komentar:

  1. internet business information mengatakan...
     

    saya tidak setuju dengan pernyataan anda bahwa situs asuhan keperawatan adalah salah besar, yang ada di postingan adalah hanyalah sebuah gambaran umum, kalau bicara salah, kesalahan adalah pada orang yang hanya asal mengutip,mereka yang posting itu kan menurut pendapat mereka dan saya rasa itu seperti tugas di praktek yang membuat laporan pendahuluan yang nota bene mesti pada satu pasien dengan penyakit...,dan pada aplikasinya pasti berbeda karena kondisi setiap pasien berbeda beda, coba amati pada tugas praktek mahasiswa...

Posting Komentar



 

Belum Menemukan Yang Anda Cari, Baca Juga Yang Ini :

Sponsor Blog :