Tentang Situs Ini

Situs ini berisi pelajaran sederhana mengenai konsep keperawatan. Disarikan dari perpaduan teori dan praktek berdasarkan pengalaman penulis sendiri dan sesama rekan perawat sewaktu bekerja di Rumah Sakit dan bekerja sebagai Staff Pengajar di sebuah Sekolah Keperawatan. Tag line yang utama adalah PERAWAT TIDAK HANYA BERTEORI.....Mari bangga dan bersama memajukan perawat Indonesia.

Whats Up ^_^

Silahkan kunjungi secara berkala. Karena tiap hari akan ada update an.

NANDA : Acute Pain/Nyeri Akut

Nyeri Akut (1996)

Definisi :
Perasaan dan pengalaman emosional yang tidak menyenangkan yang timbul dari kerusakan jaringan yang aktual dan potensial. atau gambaran adanya kerusakan. Hal ini dapat timbul secara tiba-tiba atau lambat, intensitasnya dari ringan atau berat. Dengan prediksi waktu kesembuhan kira-kira kurang dari 6 bulan.

Batasan karakteristik :
a. Laporan verbal dan nonverbal
b. Laporan pengamatan
c. Posisi pasien berhati-hati untuk menghindari nyeri
d. Gerakan melindungi diri
e. Tingkah laku berhati-hati
f. Muka topeng
g. Gangguan tidur (mata sayu, tampak lelah, pergerakan yang sulit atau kacau, menyeringai)
h. Fokus pada diri sendiri
i. Fokus menyempit (penurunan persepsi tentang waktu, kerusakan proses fikir, penurunan interaksi dengan orang dan lingkungan)
j. Aktivitas distraksi (jalan-jalan, menemui orang lain dan atau aktivitas, aktivitas yang berulang-ulang)
k. Respon otonomi (diaphoresis, perubahan tekanan darah, perubahan nafas, nadi dan dilatasi pupil).
l. Perubahan respon otonomi pada tonus otot (tampak dari lemah ke kaku)
m. Tingkah laku ekspresif (gelisah, merintih, menangis, waspada, iritabel, nafas panjang, berkeluh kesah)
n. Perubahan nafsu makan minum

Faktor yang berhubungan
a. Agen injuri (biologi, kimia, fisik, psikologis)

Berhubungan dengan diagnosa klinik :
a. Beberapa tindakan bedah
b. Beberapa kondisi yang bersifat kronis seperti contohnya rheumatoid arthritis
c. Kecelakaan
d. Infeksi
e. Kecemasan atau stress
f. Kelelahan

Hati- hati salah memilih diagnose :
Pada dasarnya, menegakkan diagnosa nyeri tidak begitu sulit. Karena, diagnosa ini begitu spesifik, respon pasien jelas dan dapat nyata terlihat pada pasien. Diagnosa nyeri seringkali diangkat bersamaan dengan diagnosa lainnya dan mungkin saja nyeri merupakan fator pendukung dari diagnosa lainnya itu. Contohnya : Pasien dengan diagnosa nyeri, mungkin akan merasa lelah dalam mengatasi nyerinya. Dengan demikian, diagnosa kelelahan juga dapat ditegakkan. Contoh lainnya adalah, pasien dengan nyeri, mungkin berusaha mengatasi nyerinya dengan meminum alcohol atau obat-obatan terlarang, sehingga kita menegakkan satu lagi diagnose keperawatan yaitu koping individu tidak efektif.

Latar Belakang Teori
(Lihat di diagnosa nyeri kronis/Chronic Pain)

Ketik E-mail Kamu Disini Untuk Mendapatkan Materi Kuliah Terbaru -(Askep,Askeb,Info Kesehatan,Bisnis online, Keperawatan,Kebidanan,dll):

Delivered by FeedBurner

0 komentar:

Posting Komentar



 

Belum Menemukan Yang Anda Cari, Baca Juga Yang Ini :

Sponsor Blog :